Selasa, 10 Mei 2011

Kedai Kopi dengan Pelayan Tanpa Bra

Kedai kopi seperti gambar disamping kedai kopi ini terkenal dengan pelayannya. Selain ramah, mereka juga melayani pengunjung sambil tanpa menggunakan bra. Nama kedai kopi ini adalah Grand View Topless Coffee Shop di Vassalboro, Maine, Amerika Serikat.

Di kota yang berpenduduk kurang dari 5.000 orang tersebut, kedai kopi ini langsung terkenal begitu buka 2 tahun lalu. Bila melihat dari namanya tidak heran jika para pengunjung datang ke kedai kopi ini. Uniknya lagi, para pelayan yang semi bugil ini bukan hanya perempuan tapi juga pelayan laki-lakinya.

Baru-baru ini, kedai kopi yang selalu penuh orang tersebut diprotes oleh beberapa warga setempat. Mereka meminta kedai ini ditutup bukan karena pelayan yang semi bugil tapi sebuah papan reklame bertuliskan "Boobies Wanted" atau "dicari perempuan berdada busung".

Papan reklame itu jadi soal karena pemilik kedai dianggap melanggar hukum. Papan "Boobies Wanted" itu tidak seharusnya dipasang di situ.

"Aku ingin sesuatu yang menghibur. Aku ingin melihat orang tersenyum," kata Donald Crabtree seperti dikutip dari koran lokal, Maine Morning Sentinel. "Aku berhasil melakukannya ketika membuat kedai ini, tapi sekarang senyumku hilang."

Donald mengatakan tidak akan menyerah dan menutup kedai kopi ini. "Saya sudah berjuang keras untuk membuka kedai ini selama dua tahun dan sekarang ada yang ingin menyabotase," katanya lagi.

Seorang pendeta lokal mendukung upaya penutupan ini. "Ini bukan bisnis yang pantas, saya merasa semua orang di Vassalboro akan senang bila kedai ini ditutup," kata pendeta tersebut.

Tetapi seorang pelanggan kedai kopi ini punya pendapat lain yakni Herman Jellison 47 tahun. "Kota ini selalu memperlakukan Donald dengan tidak adil sejak dia berada di sini," ujar Jellison. "Sebaiknya orang-orang yang protes mengurus dirinya sendiri dulu sebelum mengurus orang lain", katanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar