Selasa, 04 Oktober 2011

Pemimpin Eropa Bergelar “Yang Agung”

Gelar yang Agung diberikan karena pemimpin-pemimpin ini, karena apa yang telah dilakukan pada negerinya melampaui ekspektasi rakyatnya mengenai kesejahteraan. Dibawah kepemimpinannya, negara begitu masyur dan disegani banyak kawan dan lawan. Berikut ini 5 pemimpin Eropa bergelar “Yang Agung” di masanya:

1. Konstantinus Agung (Romawi)
Gaius Flavius Valerius Aurelius Constantinus, yang lazim dikenal sebagai Konstantinus I, Konstantinus Agung, atau  adalah seorang Kaisar Romawi, yang dinyatakan sebagai Augustus oleh pasukan-pasukannya pada 25 Juli 306 dan yang memerintah atas bagian Kekaisaran Romawi yang terus-menerus berkembang hingga kematiannya.

Konstantinus paling diingat di masa kini untuk Edik Milano pada 313, yang sepenuhnya melegalisir agama Kristen di seluruh Kekaisaran, untuk pertama kalinya, dan untuk Konsili Nicea pada 325. Tindakan-tindakannya ini dianggap sebagai faktor-faktor penting dalam peneybaran agama Krisen. Reputasinya sebagai “Kaisar Kristen pertama” telah dikemukakan oleh sejarahwan dari Lactantius dan Eusebius dari Kaisaria hingga di masa kini, meskipun telah muncul perdebatan tentang kebenaran imannya karena ia terus mendukung dewa-dewa kafir dan dibaptiskan hanya beberapa saat menjelang kematiannya.

2. Karel yang Agung (Frank)
Charlemagne atau Karel yang Agung adalah raja kaum Frank dari 768 sampai 814 dan kaum Lombard dari 774 sampai 814. Ia dinobatkan sebagai Imperator Augustus di Roma pada hari natal tahun 800 oleh Paus Leo III, dan karenanya dianggap merupakan pendiri Kekaisaran Romawi Suci (dengan gelar Karel I). Melalui penaklukan dan pertahanan, ia mengukuhkan dan mengembangkan kekuasaannya hingga meliputi sebagian besar Eropa Barat. Ia sering dianggap merupakan bapak pendiri Perancis dan Jerman, bahkan kadang sebagai Bapak pendiri Eropa. Ia adalah kaisar pertama di Barat sejak runtuhnya Kekaisaran Romawi.

3. Alfred yang Agung (Inggris)
Alfred yang Agung adalah raja Wessex dari tahun 871 hingga 899. Alfred mempertahankan kerajaannya dari serangan Viking Denmark, menjadi satu-satunya Raja Inggris yang memiliki julukan “yang Agung”.

4. Catherine yang Agung (Rusia)
Yekaterina (Catherine) II Alekseyevna of Russia, bergelar yang Agung adalah seorang Tsarina Rusia yang berkuasa selama 34 tahun, dari tanggal 28 Juni 1762 sampai kematiannya. Ia meninggal karena stroke pada tanggal 15 November, 1796 dan dimakamkan di Katedral Peter dan Paul, Saint Petersburg.

5. Louis yang Agung (Prancis)
Louis XIV adalah raja Perancis dan Navarre yang dinobatkan pada 14 Mei 1643 dalam usia lima tahun. Ia baru mulai berkuasa penuh sejak wafatnya menteri utamanya, Jules Cardinal Mazarin pada tahun 1661. Louis XIV dijuluki juga sebagai Raja Matahari atau Louis yang Agung. Ia memerintah Perancis selama 72 tahun, masa kekuasaan terlama monarki di Perancis dan Eropa.

Louis XIV meningkatkan kekuasaan Perancis di Eropa melalui tiga peperangan besar: Perang Perancis-Belanda, Perang Aliansi Besar, dan Perang Suksesi Spanyol antara 1701 – 1714. Louis XIV berhasil menerapkan absolutisme dan negara terpusat.

Ungkapan “L’État, c’est moi” (“Negara adalah saya”) sering dianggap berasal dari dirinya, walaupun ahli sejarah berpendapat hal ini tak tepat dan kemungkinan besar ditiupkan oleh lawan politiknya sebagai perwujudan stereotipe absolutisme yang dia anut. Seorang penulis Perancis, Louis de Rouvroy, bahkan mengaku bahwa ia mendengar Louis XIV berkata sebelum ajalnya: “Je m’en vais, mais l’État demeurera toujours” (“saya akan pergi, tapi negara akan tetap ada”).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar