Jumat, 21 Oktober 2011

Hot, Detik Kematian Muammar Khadafi


Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf mengatakan, Pemerintah Mesir sedang membuka jalur bebas hambatan untuk membantu Dewan Peralihan Nasional (NTC) Libya. Kebijakan baru itu ditempuh setelah pemimpin Libya terguling Moammar Khadafi tewas di Kota Sirte.

"Meninggalnya Khadafi merupakan titik akhir rezim tirani di Libya. Dengan demikian Mesir tidak punya hambatan lagi menjalin hubungan dengan NTC, penguasa baru negara itu," kata Sharaf kepada NILE TV, Jumat (21/10).

Sharaf mengakui sejauh ini hubungan Mesir dengan NTC masih terjadi tarik-menarik selama perang saudara masih berlangsung antara pasukan NTC dan tentara yang loyal kepada Khadafi. "Kita harapkan, Libya mulai menghirup udara baru pasca Khadafi," ujar Sharaf.

Khadafi tewas tertembak di tempat persembunyiannya di Sirte, kota kelahirannya, di sebelah timur Tripoli, Kamis (20/10) waktu setempat. Berbagai media massa Arab melaporkan dari Libya bahwa dua anaknya, Saiful Islam dan Motasim, juga tewas ditembak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar