Kamis, 20 Oktober 2011

Info, Setelah Charlie Pepeng pun Ikut Keluar


Satu lagi personel ST12 memutuskan untuk keluar. Setelah sang vokalis Chaly Van Houten, kini sang gitaris Pepeng menyusul cabut dari band asal Bandung itu. Sejak Charly resmi keluar Sabtu lalu, tampaknya suasana tak harmonis terjadi dalam tubuh band pelantun 'P.U.S.P.A' itu. Pepeng pun sudah lama berniat untuk keluar namun belum ada ketegasan.

"Sebenarnya setelah Charly mengundurkan diri sudah ada wacana, tapi belum ada yang tegas, kemarin saya lupa tanggalnya waktu itu, akhirnya baru dengan tegas Pepeng keluar," ungkap personal manager Charly, Rendy saat berbincang melalui ponselnya, Kamis 13 Oktober.

Rendy menilai bahwa keputusan Pepeng memang sudah bulat. Ia juga menjelaskan masalah yang menjadi alasan keluarnya dua personel ST12 itu. "Kalau saya nggak etis ngomong masalahnya apa, kalau saya melihatnya masih tetap ini masalah prinsip mengenai pandangan dan visi di band, mengenai arah dan tujuan band," paparnya.

Tak Bertegur Sapa

Perpecahan di tubuh band ST12 sepertinya memang sudah terjadi sejak lama. Bahkan ternyata sudah bertahun-tahun para personenya tak saling bertegur sapa. Karena hubungan yang tak harmonis itulah, gitaris Pepeng menganggap ST12 sudah garing dan tidak kondusif lagi. Mereka juga sudah jarang latihan bersama.

"Mereka ada masalah itu sudah tahunan, Pepeng pun sudah mengakui hubungan mereka sudah garing nggak tegur-teguran, band besar yang jarang latihan ya ST12. Datang, main terus pulang nggak ada obrol-obrol juga," tutur personal manager Charly, Rendy saat berbincang melalui ponselnya, Kamis.

Hubungan Charly, Pepeng dan Pepep sebenarnya sempat membaik. Mereka pun sudah memulai komunikasi satu sama lain. Tapi sayang, Charly malah memutuskan untuk keluar dari band. Bahkan, hal tersebut diikuti oleh Pepeng.

"Beberapa bulan yang lalu mereka datang duduk bertiga waktu show di daerah Sumatera, itu kejadian aneh karena sudah sekian tahun nggak pernah ngobrol bareng, itu sudah ada tanda-tanda baik, tapi nggak tahu akhirnya ada masalah yang prinsip," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar