Jumat, 18 November 2011

Misteri, Edgar Allan Poe

Edgar Allan Poe adalah salah satu penulis Amerika paling produktif di abad kesembilanbelas. Ia paling terkenal karena cerita-cerita pendek horor dan terornya dan juga karya syairnya yang panjang, “The Raven”. Sosok Edgar Allan Poe selalu menjadi sosok yang penuh teka teki di kalangan sastra dan begitu banyak orang yang memujanya.

Nyaris di setiap negara bagian AS, ada perkumpulan Poe. Penulis-penulis cerita horor lainnya, terutama Stephen King, memiliki pandangan negatif terhadap tulisan Poe. Dalam novelnya, The Shining, King menyebut Poe sebagai “the great American hack” atau penulis bayaran Amerika terbesar . Meskipun demikian, karena cerita-cerita King juga bisa dilacak pada upaya-upayanya sendiri mengapa dia membuat kisah fiksi, kita bisa menganggap pendapat itu sebagai angin lalu.

Poe lahir di tahun 1809. Kedua orang tuanya adalah aktor. Setelah kedua orang tuanya meninggal hanya beberapa tahun setelah ia lahir, seorang pedagang bernama John Allan memelihara Poe. Kemudian Poe lebih memilih nama belakang Allan sebagai nama tengahnya. Selama beberapa tahun Poe tinggal di Inggris melewatkan masa kanak-kanaknya namun kembali ke AS di tahun 1820.

Pada tahun 1826 Poe masuk Universitas Virginia, namun kecenderungannya untuk berjudi dan minum sudah mulai tampak. Ia dikeluarkan karena tidak mampu membayar utang taruhannya, dan hal ini menyebabkan perpecahan antara Poe dan Allan. Dengan menggunakan nama dan usia palsu, Poe masuk ketentaraan di tahun berikutnya dan menjadi prajurit selama dua tahun.

Poe masuk Akademi West Point selama beberapa waktu namun dipecat dengan tidak hormat pada tahun 1830. Tiga tahun setelah itu merupakan tahun-tahun misterius bagi banyak orang tentang kehidupan Poe namun sebagian besar penulis biografinya mencatat kembali keberadaan Poe pada tahun 1833, ketika tulisan Poe, “MS Found in a Bottle”, memenangkan hadiah dalam sebuah sayembara cerita pendek.

Keberhasilan Poe ini kemudian membuatnya secara teratur mengirimkan tulisan ke tiga buah majalah dan kontribusinya itu termasuk beberapa karya terbaiknya. Pada saat meraih kesuksesan sebagai seorang penulis, pada tahun 1836 Poe menikahi sepupunya, Virginia Clemm, yang pada saat itu usianya hanya baru 13 tahun. Istri Poe itu kemudian menderita penyakit yang diperkirakan adalah aneurism atau stroke, dan menderita lumpuh di sebagian besar kehidupan perkawinannya.

Clemm meninggal pada tahun 1842 dan banyak orang menduga kematian ini menjadi penyebab terbesar Poe tenggelam dalam kecanduan alkohol dan opium. Meskipun demikian, jelas Poe sebenarnya sudah mengalami masalah dengan alkohol dan opium dan jalan hidup yang dilaluinya sebelum menikahi Clemm juga bisa dibilang kehidupan yang merugikan dirinya sendiri.

Tujuh tahun kemudian, Poe menyusul Clemm, dan kematiannya ini tetap menjadi misteri hingga sekarang. Para sejarawan tahu bahwa pada tahun 1848 Poe mencoba bunuh diri, namun tahun berikutnya, entah bagaimana Poe tampaknya pulih kembali. Ia menghilang dari sebuah pesta ulang tahun di tahun 1849 dan kemudian ia ditemukan sedang terbaring meracau di sebuah selokan, dan meninggal tak lama setelah itu. Tidak ada seorang pun yang melihat apa yang terjadi pada Poe antara ia meninggalkan pesta ulang tahun itu dengan saat ia ditemukan dengan kondisi serius itu.

Karya-karya Edgar Allan Poe sebagian besar berupa puisi dan cerita pendek. Puisi berjudul “Annabel Lee”, diduga merupakan sebuah tribute bagi Virginia Clemm meskipun puisi itu ditulisnya beberapa tahun setelah kematian Clemm. Cerita-cerita pendek yang ditulis Poe merupakan cerita tentang kejahatan, rasa bersalah, dan kegilaan yang memikat.

Tidak ada orang yang membaca cerita Poe lalu mengharapkan akhir cerita yang bahagia. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain “The Tell-Tale Heart”, “The Pit and The Pendulum”, “The Mask of the Red Death”, dan “The Fall of the House of Usher”. “The Black Cat” merupakan salah satu karya Poe yang paling menakutkan dan penulis artikel di situs wisegeek ini mengalami mimpi buruk selama seminggu setelah membacanya.

Banyak orang yang suka cerita-cerita detektif karangan Poe. Dua novel “detektif” Poe yang terkenal adalah The Murder of the Rue Morgue dan The Purloined Letter. Puisi-puisi karangannya, dengan pengecualian beberapa puisi, dipandang sebagai puisi amatiran jika dibandingkan dengan penulis-penulis pada masanya, khususnya dengan para penulis English Romantic.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar