Minggu, 11 Desember 2011

Hot, Kebohongan Garansi Blackberry TAM | Garansi Blackberry TAM Curang

Kebohongan Garansi Blackberry TAM | Garansi Blackberry TAM Curang - Pada tanggal 5 Desember 2011 saya mennyerviskan Blackberry (BB) 8520 ke Garansi Blackberry TAM - Yogyakarta. Setelah diperiksa, pihak TAM - Yogyakarta mengatakan bahwa "Oh Mbak, jam di BB-nya rusak, jadi kami ganti yang baru." Namun, sekitar 2 hari kemudian banyak orang yang tidak saya kenal merequest PIN BB (dari BB baru) saya.

Saya curiga bahwa PIN BB tersebut pernah ada yang menggunakannya. Iseng saya ketikkan PIN BB saya di google dan saya mendapatkan bahwa PIN BB tersebut pernah dimiliki oleh seorang online marketter yang berlokasi di Bandung, sebutlah A.

Kemudian saya menghubungi A tersebut (dari nomer hp yang tertera di online shop miliknya) dan dari A saya mendapat informasi bahwa benar PIN BB tersebut sebelumnya adalah miliknya namun karena BB-nya rusak dia menserviskannya ke TAM - Jakarta dan dia mendapat ganti BB baru.

Dari informasi ini saya merasa dibohongi sebagai customer karena bukannya saya mendapat BB baru (dengan PIN baru) sesuai yang diklaim TAM - Yogyakarta namun mendapat BB reuse dan saya merasa sangat terganggu karena banyaknya request PIN BB dari orang-orang yang tidak saya kenal.

Yang saya sesalkan, TAM - Yogyakarta berusaha lepas tangan dari kondisi ini dengan menyatakan "Kami tidak tahu apa-apa Mbak karena kami hanya menerima kiriman apa adanya dari pusat." Pihak TAM - Yogyakarta bukannya membantu mengurus permasalahan ini ke TAM - Jakarta. Namun hanya memberikan alamat dan nomer telpon TAM - Jakarta untuk saya hubungi namun berkali-kali saya hubungi nomer telpon TAM - Jakarta tapi tidak ada yang mengangkat.

Melalui surat pembaca ini, saya berharap supaya saya diberikan BB (dengan PIN yang benar-benar baru atau BB lama (dengan PIN lama) saya yang telah diperbaiki, segera dikembalikan. Bagaimana tanggapan TAM - Yogyakarta.


drg. Ferdina Nidyasari
jln.kaliurang km. 5 Karangwuni Gang Megatruh CT. 2 D. 19
Yogyakarta

Sumber: http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/28412

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar